pemerintahmesti bantu modal pengusaha sumber

VIVAnews – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sofjan Wanandi meminta pemerintah menyiapkan program penyertaan modal untuk memulihkan perekonomian Sumatera Barat.

“Kita berharap penanganannya sama dengan Aceh dan Yogja, di mana pengusahanya diberikan modal. Sekitar Rp 10 juta atau Rp 16 juta cukup agar mereka bisa memulai kembali,” kata Sofjan di posko bencana Sumbar di jalan Sudirman, Padang, Minggu, 11 Oktober 2009.

Sofjan datang dengan rombongan masyarakat etnis Tionghoa untuk meluruskan isu diskriminasi yang berkembang paska gempa. Menurutnya, pemulihan ekonomi Sumbar mesti dilakukan dalam waktu cepat beberapa bulan ke depan.

“Tidak ada waktu buat kita menangis berlama-lama, sudah saatnya untuk memulihkan perekonomian Sumbar,” kata Sofjan. Ia juga meluruskan isu etnis yang berkembang paska gempa merupakan informasi keliru.

Ketua Himpunan Bersatu (HBT) Teguh Junaidi Purwata yang ikut dengan rombongan APINDO mengakui, kecewa dengan isu keliru tentang diskriminasi bantuan. “Ini informasi yang menyesatkan dan terkesan mengadu domba sesama etnis,” kata dia.

Terkait pemulihan ekonomi Sumbar paska gempa, pihak HBT juga berniat membantu untuk membangkitkan kembali perekonomian Sumbar. Ia berharap, media massa kembali meluruskan isu diskriminasi bantuan paska gempa yang dinilai keliru dan menyesatkan.

Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi juga menyayangkan berkembangnya isu diskriminasi tersebut. Menurut Gamawan, kondisi tersebut sengaja dihembuskan untuk memperkeruh keadaan di dalam negeri paska gempa.

~ oleh xcojuve pada Oktober 12, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: